Sabtu, 25 Juni 2016

Perbedaan bukan untuk dipertentangkan

Perbadaan bukan untuk dipertentangkan tetapi untuk saling melengkapi

"Perbedaan diciptakan bukan untuk dipertentangkan tetapi untuk saling melengkapi"

Sahabat, masih ingatkah sebuah kisah pada saat Tuhan menciptakan alam semesta dan seisinya termasuk didalamnya adalah seorang manusia untuk pertama kalinya? Kemudian Tuhan melihat bahwa manusia seorang diri dan kesepian karena tiada teman yang sepadan dengannya, di sekelilingnya hanya ada beraneka tumbuhan dan berbagai hewan. Karena belas kasih Tuhan terhadap manusia ciptaannya tersebut, maka Ia membuat manusia laki-laki tersebut tertidur dan kemudian mengambil satu tulang rusuk kirinya untuk dijadikan menjadi seorang teman dan penolongnya yaitu seorang wanita. Sebuah pertanyaan, mengapa Tuhan tidak menciptakan seorang laki-laki lagi untuk menemani manusia pertama ciptaan-Nya? Menurut pemikiran saya, salah satu tujuannya adalah agar manusia saling melengkapi dan dapat bertambah banyak untuk menguasai dunia ciptaan-Nya.

Dari mula pertama kali Tuhan menciptakan alam semesta ini dalam perbedaan-perbedaan yang saling melengkapi dengan tujuan segala sesuatu akan baik adanya dan Ia menciptakan keragaman dari makhluk hidup ciptaan-Nya itu. Tuhan tidak menciptakan satu jenis binatang saja, melainkan binatang yang berbeda-beda. Tuhan tidak menciptakan satu warna bunga saja, melainkan berbagai macam warna bunga yang berbeda-beda dan semuanya itu baik adanya. Pernahkah terpikir seandainya segala sesuatu sama semuanya? Betapa akan membosankannya kehidupan ini.

Sahabat, lihatlah tubuh kita yang terdiri dari berbagai bagian yang berbeda-beda dan dengan fungsi yang berbeda juga. Semua bagian tubuh tersebut saling melengkapi satu dengan yang lain. Apakah kita akan mempertentangkan perbedaan antara masing-masing anggota tubuh kita? Apakah kita akan mempertanyakan mengapa kita bisa melihat dengan mata bukan dengan tangan? Dan juga apakah tugas dari bagian tubuh yang satu dapat digantikan oleh bagian yang lain? Semua diciptakan Tuhan dengan fungsi yang sempurna dan saling menyempurnakan dalam satu kesatuan.

Sahabat, demikian juga dalam kehidupan ini Tuhan menciptakan manusia dalam segala perbedaan dan tidak pernah ada yang sama. Segala keunikan dari sebuah pribadi dengan tujuan untuk melaksanakan tugasnya masing-masing. Tuhan juga menciptakan berbagai suku, bangsa dan segala sesuatu yang berbeda di dalam kehidupan ini untuk saling melengkapi bukan untuk saling dipertentangkan maupun dipertanyakan. Karena semua itu adalah kehendak Tuhan, apakah kita mempunyai hak untuk tidak menghargai dan bahkan mempertentangkannya?

Semoga hal yang telah tersebut di atas dapat kita jadikan sebuah perenungan untuk dapat lebih memahami tentang tujuan dari perbedaan yang ada di dalam kehidupan ini. Hanya demikian yang dapat saya tuliskan pada kesempatan ini, dan saya berterima kasih kepada rekan-rekan yang telah meluangkan waktunya untuk membaca tulisan saya ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar