Senin, 22 Agustus 2016

Kehidupan orang lain terlihat indah dari kejauhan

Pemandangan akan terlihat indah dari kejauhan, demikian juga orang lain dan kehidupannya

"Pemandangan akan terlihat indah dari kejauhan, demikian juga orang lain dan kehidupannya"

Kehidupan orang lain bagaikan sebuah pemandangan yang indah pada saat kita memandangnya, dimana kita akan melihat betapa menyenangkannya atau bahkan menginginkan kehidupan seperti orang lain tersebut maupun kita juga menginginkan orang lain tersebut menjadi bagian dari kita.

Seperti halnya pemandangan alam yang begitu indah apabila kita lihat dari jauh, tetapi belum tentu kita merasakan keindahan tersebut pada saat kita berada di tempat tersebut. Contoh: bagi saya pemandangan sebuah gunung ataupun bukit dengan pepohonannya adalah sebuah pemandangan yang sangat indah, akan tetapi begitu saya mendatangi gunung ataupun bukit tersebut saya tidak menemukan lagi keindahan yang saya rasakan seperti pada saat memandangnya dari kejauhan, memang tetap ada keindahan yang bisa didapatkan di tempat tersebut tetapi bukanlah keindahan seperti saat memandang dari jauh.

Sebuah contoh tentang kehidupan orang lain, katakanlah kehidupan seorang figur publik yang terkenal, entah itu musisi, artis ataupun pejabat. Pada saat kita memandang mereka, yang kita lihat adalah sisi yang indah dan menyenangkan menurut sudut pandang kita sehingga kita mengagumi dan terpesona oleh keindahan yang kita lihat pada orang-orang tersebut. Pernahkan terpikir bahwa terkadang mereka juga memandang orang lain dan kehidupan di luar kehidupan mereka terlihat sangat indah dan menyenangkan?
Seseorang yang begitu terkenal dan menjadi figur publik terkadang merindukan untuk menjadi orang biasa dengan segala kebebasannya yang dapat mengatur kemana dan mau apa tanpa protokoler, tanpa pengawalan, bisa makan dimana saja dan kebebasan yang lainnya.

Ada sebuah ungkapan di dalam bahasa jawa yang mengatakan "wong urip kuwi mung wang sinawang", yang dapat diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih adalah "orang hidup itu cuma saling melihat yang satu dengan yang lainnya" yang artinya adalah didalam menjalani hidup ini kita sering melihat bahwa orang lain lebih enak, lebih beruntung, lebih cantik, lebih kaya dan lain sebagainya dari kita padahal kita hanya melihat orang lain tersebut dari luarnya saja dan belum tentu apabila kita tahu secara detail kehidupannya kita masih akan berkata orang lain tersebut lebih daripada kita.

Sahabat, marilah kita belajar untuk selalu bersyukur atas apa yang ada pada diri dan keluarga kita serta tidaklah perlu kita membandingkan atau menginginkan kehidupan orang lain karena belum tentu kita akan cocok dengan apa yang kita inginkan tersebut dan juga ingatlah bahwa orang lainpun mungkin menginginkan kehidupan seperti yang kita miliki.

Semua ini hanyalah sekedar tulisan yang saya tulis untuk mengingatkan diri sendiri dan seandainya ada dari pembaca yang mempunyai pemikiran dan pendapat yang berbeda tentang isi tulisan ini dan berkenan untuk memberikan masukan, mohon untuk dapat disampaikan melalui kolom komentar yang tersedia agar menambah wawasan dan pengetahuan penulis, terima kasih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar