Selasa, 15 November 2016

Arti penting untuk melangkah keluar dari sebuah naungan

Setiap orang secara natural mempunyai cita-cita untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Demikian juga secara umum orang tua pastilah menginginkan kehidupan anak-anaknya lebih baik daripada kehidupannya sendiri. Untuk mencapai keinginan tersebut kebanyakan orang tua melakukannya dalam hal pendidikan anaknya. Dasar pemikiran dari hal di atas adalah apabila anak-anaknya mempunyai bekal pendidikan yang bagus maka di kemudian hari akan dapat mempunyai nilai dan daya saing yang tinggi dalam hidup sehingga akan memperoleh kondisi kehidupan yang lebih baik.
Di bawah pohon yang rindang tidak akan pernah ada pohon yang lebih rindang
"di bawah pohon yang rindang tidak akan ada pohon yang lebih rindang"

Terlepas dari sisi pendidikan seperti tersebut dalam paragraf di atas, masih banyak faktor yang mempengaruhi seseorang untuk tumbuh menjadi besar dan dapat mewujudkan cita-citanya serta keinginan orang tuanya. Salah satu faktor yang cukup penting menurut pendapat saya di luar faktor pendidikan adalah faktor keberanian dan kemauan untuk mandiri, karena faktor inilah yang akan mendewasakan pribadi seseorang. Keberanian dan kemauan untuk mandiri selain bersifat mendewasakan, juga merupakan salah satu penentu pengambilan keputusan dan solusi permasalahan yang dihadapi serta mewujudkan cita-cita seseorang di kemudian hari.

Untuk menjadi seseorang yang mempunyai kepribadian mandiri tidaklah mudah, hal ini dapat dilatih dengan hal-hal yang kecil terlebih dahulu seiring dengan pertumbuhan usia dan kedewasaan seseorang. Ada dua faktor yang berpengaruh terhadap kemandirian seseorang, yang pertama adalah dari sisi internal yaitu kemauan dan keberanian, sedangkan yang kedua adalah faktor eksternal yang antara lain adalah nilai-nilai hidup yang diajarkan orang tua dan budaya yang ada serta kondisi lingkungan dimana seseorang berada. Sebagai contoh untuk faktor eksternal misalnya seseorang yang tinggal di daerah yang subur dan di daerah yang kurang subur akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kemandirian seseorang. Orang dengan lingkungan yang lebih sulit biasanya akan lebih cepat mandiri dibandingkan dengan orang dari lingkungan yang mudah.

Menurut pendapat saya kedua faktor yang mempengaruhi kemandirian seseorang tidaklah dapat dipisahkan karena selalu saling berhubungan. Mari kita ingat lagi pada masa kecil kita atau apabila rekan pembaca sudah mempunyai anak maka dapat mengamati pertumbuhan kemandiriannya. Pada waktu kecil dapat melepas dan memakai baju sendiri adalah suatu prestasi dan wujud dari sebuah kemandirian, hal ini dapat kita lihat bahwa dengan bangga dan senangnya seorang anak akan berkata kepada orang tuanya, "Mama/papa, adik sudah bisa melepas dan memakai baju sendiri". Dalam contoh itu kita dapat melihat bahwa pada dasarnya semua anak mempunyai kemauan dan keberanian mencoba untuk dapat melakukan segala sesuatunya sendiri/mandiri. Akan tetapi mereka juga membutuhkan sebuah dukungan dan apresiasi dari orang lain yang dipercayanya untuk memupuk dan menambah rasa percaya dirinya bahwa ia mampu, dan dalam contoh ini adalah orang tuanya. Dengan bermodalkan kemandirian-kemandirian kecil yang dilakukan dan diapresiasi dalam kehidupan seseorang dari kecil hingga usia dewasa inilah yang akan menciptakan seorang pribadi yang percaya diri dan mandiri yang akan mampu bersaing dalam kehidupan ini untuk mewujudkan pencapaian yang lebih baik.

Dalam masa bertumbuhnya seseorang menuju suatu tingkat kemandirian dibutuhkan suatu kondisi yang nyaman dan aman seperti halnya dalam contoh pertumbuhan kemandirian anak kecil di atas. Setelah seseorang merasa bahwa dirinya sudah cukup mampu untuk mengerjakan segala sesuatu dalam kehidupannya dan sudah cukup berlatih, maka dia harus keluar dari lingkungan yang menaunginya agar kemandirian dan kedewasaannya dapat bertumbuh menjadi lebih lagi. Seperti kalimat ungkapan yang saya tuliskan di atas, maka seseorang tidak akan menjadi lebih besar daripada naungannya apabila ia tetap berada dibawah naungan tersebut. Memang akan terasa tidak enak dan tidak nyaman keluar dari sebuah naungan karena sengatan teriknya mentari dan dinginnya guyuran air hujan akan menerpa langsung tanpa adanya sebuah perlindungan. Akan tetapi semua itu diperlukan untuk tumbuh dan berkembang sehingga suatu saat akan menjadi lebih besar daripada naungan yang pernah melindunginya.

Apabila seorang anak tidak pernah keluar dari rumah orang tuanya untuk menjadi mandiri, maka selamanya ia tidak akan pernah menjadi lebih daripada orang tuanya. Karena selain rasa nyaman dan aman yang dirasakan membuat orang menjadi malas dan tidak berkembang, juga ia akan selalu berada dibawah naungan dan bayang-bayang kebesaran orang tuanya sehingga si anak tidak akan pernah terlihat lebih besar dan tetap sebagai "seorang anak". Demikian juga yang terjadi di dalam setiap aspek kehidupan yang lainnya, seperti pada saat kita berada di lingkungan pekerjaan misalnya. Pada saat kita berada di bawah kepemimpinan seorang atasan yang bagus dan selalu melindungi serta mengajarkan pengetahuannya kepada anak buahnya, pastilah suasana ini akan terasa sangat nyaman dan aman. Bersyukur dan belajar sebaik mungkin pada saat kondisi terasa nyaman dan aman adalah sebuah pilihan yang tepat. Setelah cukup lama dan juga merasa cukup dalam hal pengetahuan serta sudah tidak ada sebuah ruang lagi untuk kita bertumbuh maka sebaiknya kita keluar dari naungan tersebut agar kita mendapatkan kembali ruang untuk pertumbuhan kita. Tetapi keluar dari naungan adalah sebuah pilihan, tidak semua orang mempunyai pemikiran yang sama dan daya juang yang sama sehingga semuanya kembali kepada diri kita masing-masing. Sebuah ungkapan dalam pergaulan kerja mengatakan, "tidak semua tentara akan pensiun sebagai seorang jenderal" demikian pula setiap orang akan mengambil pilihannya masing-masing untuk menjadi puas dan merasa cukup dalam hal kehidupannya.

Sahabat, ada waktunya kita memerlukan sebuah naungan dalam kehidupan ini dan ada waktunya juga kita merasakan kehidupan tanpa perlindungan. Ada waktunya kita menjadi orang yang berlindung dibawah kebesaran orang lain dan ada waktunya pula kita menjadi tempat perlindungan bagi orang lain. Demikian tulisan yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada tulisan saya yang lainnya, terima kasih.

Tonton juga beberapa video kumpulan kata kata bermakna, pepatah Jawa dan musikalisasi puisi dari channel youtube saya: Channel Ungkapan Hati 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar