Senin, 21 November 2016

Perbedaan Sangatlah Berarti dalam Sebuah Keindahan

Keindahan tercipta bukan oleh kesamaan tetapi oleh perbedaan yang harmonis dan selaras
"Keindahan tercipta bukan oleh kesamaan tetapi oleh perbedaan yang harmonis dan selaras"

Salam sejahtera untuk sahabat semua.
Seperti yang tertulis dalam ungkapan bergambar di atas, maka pada kesempatan ini saya akan berbagi mengenai sebuah keindahan yang tercipta dari perbedaan yang menyatu dengan harmonis dan selaras. Menurut pendapat saya, segala sesuatu yang terlihat indah tentu disukai oleh orang banyak, misalnya saja bunga, pemandangan dan lain sebagainya. Mengapa perbedaan dapat menciptakan sebuah keindahan? Untuk menjelaskannya mungkin akan lebih mudah apabila saya menggunakan sebuah contoh nyata yang ada di dalam kehidupan kita.

Sebagai sebuah contoh keindahan yang saya ambil dalam tulisan ini adalah pelangi. Bagi saya, pelangi adalah salah satu keindahan yang pernah saya lihat dan selalu ingin saya lihat lagi. Ada beberapa alasan mengapa saya mengambil contoh dalam hal ini adalah pelangi. Adapun alasan tersebut adalah:
  1. Hampir semua orang tahu dan pernah melihat pelangi. Mungkin ada sebagian orang yang belum pernah melihat secara langsung, akan tetapi pastilah pernah melihat gambar sebuah pelangi atau minimal mendengar cerita tentang pelangi. 
  2. Pelangi sangat jelas tersusun dari warna-warna yang berbeda. Biasanya pada saat kita belajar di Sekolah Dasar (SD) sudah dijelaskan mengenai warna pelangi yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Dan agar kita mudah mengingat warna-warna tersebut maka biasanya disingkat menjadi me-ji-ku-hi-bi-ni-u.
  3. Keindahan yang ada pada sebuah pelangi diakui oleh banyak orang atau bahkan semua orang, sehingga layak untuk menggambarkan sebuah keindahan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya sebuah lagu pada masa kecil kita tentang pelangi. Pelangi - pelangi alangkah indahmu....dan seterusnya (he...he...jadi ingat masa kecil).
Keindahan secara umum tercipta dari beberapa hal yang berbeda yang tersusun menjadi satu kesatuan yang harmonis dan selaras. Seperti halnya pada sebuah pelangi yang tersusun dari 7 (tujuh) warna yang berbeda tetapi saling  mendukung dan tanpa meniadakan antara yang satu dengan yang lainnya. Dalam sebuah kesatuan warna yang beragam tersebut terciptalah keindahan sebuah pelangi. Apabila hanya ada satu warna saja yang melengkung menghias langit pastilah tidak akan seindah sebuah busur Tuhan yang disebut pelangi.

Selain contoh tentang pelangi di atas, masih banyak contoh dalam kehidupan kita sehari-hari yang dapat menjelaskan kalimat ungkapan di atas. Misalnya, pada saat kita merangkai bunga untuk latar belakang sebuah pelaminan biasanya juga terdiri dari beberapa bunga dengan warna dan jenis yang berbeda agar terlihat indah. Pada saat kita melukis sebuah gambar, pastilah kita juga menggunakan warna yang berbeda-beda untuk menghasilkan sebuah lukisan yang indah. Dan masih banyak contoh yang lain yang dapat kita temui dalam kehidupan kita.

Demikian juga kehidupan kita di dunia ini akan terlihat indah apabila tersusun dari banyak perbedaan tetapi dapat menyatu dan saling mendukung satu dengan yang lainnya tanpa harus saling meniadakan. Di dalam masyarakat dimana kita hidup dan bersosialisasi juga terdiri dari beraneka ragam pribadi dan latar belakang yang berbeda serta banyak lagi hal yang tidak sama. Dan apabila semua perbedaan yang ada tersebut menyatu dalam sebuah keharmonisan dan keselarasan pastilah akan tercipta sebuah masyarakat yang indah. Sebuah harapan saya untuk kehidupan ini adalah sebuah kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan selaras seperti halnya keindahan sebuah pelangi dan juga seperti irama sebuah lagu yang tersusun dari berbagai perbedaan nada , baik itu nada tinggi dan rendah serta dimainkan oleh bermacam alat musik yang pada akhirnya menciptakan sebuah lagu merdu dan indah. Dan demikianlah seharusnya kita tercipta untuk menciptakan sebuah keindahan di mata dunia dengan keberagaman semua ciptaan Tuhan. Baca juga: Perbedaan bukan untuk dipertentangkan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar